Meski memiliki tugas yang mulia, aparat Kepolisian selama ini faktanya memiliki image yang buruk di banyak kalangan masyarakat. Hal tersebut pun karena maraknya aksi semena-mena dari sejumlah oknum Kepolisian saat menjalankan tugasnya, seperti sejumlah alasan aneh oknum saat menilang pengendara bermotor.
Namun faktanya kita tentu tidak bisa menghakimi semuanya, karena di luar sana masih banyak petugas Kepolisian yang berada di jalan yang lurus. Bahkan diketahui mereka rela banting tulang demi keluarga dan juga berdedikasi pada masyarakat. Nah, inilah 5 Polisi yang membanggakan Indonesia.
KOMPOL KASDI
Agama merupakan sebuah ajaran yang sangat penting untuk setiap orang, dan karena itu kita tentu tidak boleh melupakan ajaran-ajarannya. Hal tersebutlah yang sangat dijunjung tinggi oleh Polisi yang satu ini, meski ia kini sudah memiliki pangkat yang hebat ia nyatanya tidak pernah lupa akan kewajibannya. Kompol Kasdi adalah salah satu petugas Kepolisian yang sangat taat dengan agama, bahkan disela-sela aktivitasnya dalam memberantas kejahatan ia juga menyempatkan diri untuk mengajar anak-anak mengaji.
BRIGADIR WAWAN
Menjadi seorang Polisi adalah cita-citanya sejak kecil. Ia memang berhasil mewujudkannya namun karena kehidupan ia akhirnya harus bekerja sambilan sebagai seorang tukang bakso. Brigadir Wawan adalah satu dari sekian banyak Polisi yang memang harus hidup dengan penuh perjuangan, terlebih lagi buah hatinya dengan sang istri sedang sakit dan membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Hal tersebutlah yang membuatnya rela menjadi seorang tukang bakso setelah lepas dinas di Kepolisian. “Gaji saya cuma Rp 2,4 juta sebulan. Tidak cukup untuk membeli obat. Saya setidaknya butuh Rp 3 jutaan,” kata Brigadir Wawan.
AIPTU RUSLAN
Aiptu Ruslan seharusnya menjadi contoh banyak orang apalagi bagi mereka yang mengemban tugas sebagai seorang Polisi. Di kepolisian ia memang dikenal sebagai seorang Polisi yang jujur dan apa adanya. Berbeda dengan sejumlah oknum yang sengaja mencari pemasukan dengan cara licik, Aiptu Ruslan yang bekerja di Polsek Pidie, Aceh rela menjadi seorang tukang sol sepatu demi memenuhi biaya hidup. Baginya “Mencari rezeki itu yang penting halal”.
AIPTU JAELANI
Aiptu Jaelani sangat pantas menyandang gelar sebagai seorang pahlawan meski ia tidak harus menghabiskan waktunya di medan perang. Pasalnya, selain sebagai seorang Polisi, ia juga bekerja sebagai seorang guru tanpa bayaran. Hal tersebut ternyata ia lakukan bukan demi mencari pemasukan tambahan melainkan demi pendidikan yang baik bagi anak-anak di sekolahnya.
BRIPDA EKA
Dilihat dari fotonya maka wanita cantik yang satu ini sangat layak untuk tampil di layar televisi. Bripda Eka adalah salah seorang Polwan cantik dalam tubuh Kepolisian, bedanya jika Polwan-Polwan cantik saat bertugas banyak yang tampil di televisi ia justru rela bersimbah keringat dan kotor-kotoran saat melayani konsumen.
Selepas tugas Bripda Eka bekerja sambilan sebagai seorang tukang tambal ban demi membantu kedua orangtuanya yang hidup serba kekurangan. Hal ini tentu menjadi sisi yang kontras khususnya bagi seorang wanita.
Sumber: Segiempat






